L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
Kendang besar merupakan instrumen perkusi utama dalam ensambel musik Reyog Ponorogo, berfungsi sebagai pengatur tempo, penanda transisi gerak, dan penguat ekspresi emosional dalam pertunjukan. Dibandingkan kendang kecil, kendang besar menghasilkan suara yang dalam dan resonan, menciptakan atmosfer megah dan ritmis yang mendukung karakter tokoh seperti Warok dan Klono Sewandono. Instrumen ini di…
Kendang kecil merupakan instrumen perkusi yang berfungsi sebagai pengatur tempo dan aksen dalam ensambel gamelan maupun pertunjukan Reyog Ponorogo. Dibandingkan kendang ageng, kendang kecil menghasilkan suara yang lebih ringan dan tajam, cocok untuk mengiringi bagian tari yang lincah seperti Jathilan atau Ganongan. Instrumen ini biasanya dimainkan dengan tangan kosong, menekankan teknik pukulan…
Kostum Jathil merepresentasikan karakter prajurit berkuda yang lincah dan berani dalam pertunjukan Reyog Ponorogo. Awalnya diperankan oleh laki-laki (gemblak), kini peran Jathil lebih banyak dimainkan oleh perempuan, mencerminkan pergeseran sosial dan estetika pertunjukan. Kostum ini terdiri dari blus berwarna cerah, celana panjang batik, ikat pinggang, dan hiasan kepala seperti mahkota kecil a…
Kostum Klono Sewandono merepresentasikan karakter raja dari Kerajaan Bantarangin yang berani, sakti, dan penuh wibawa. Dalam pertunjukan Reyog Ponorogo, kostum ini terdiri dari topeng bermahkota dengan wajah merah melotot, kumis tipis, serta busana kerajaan yang dihiasi bordir emas dan kain berwarna mencolok. Atribut utama seperti Pecut Samandiman—tongkat rotan berhias jebug merah dan kuningâ…
Kuda Jathil merupakan properti utama dalam tarian Jathilan pada pertunjukan Reyog Ponorogo, yang merepresentasikan semangat keprajuritan, kelincahan, dan keberanian. Dibuat dari anyaman bambu atau bahan sintetis dengan hiasan warna-warni, kuda ini tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu gerak, tetapi juga sebagai simbol visual yang memperkuat karakter penari Jathil. Dalam konteks pertunjukan, …
Miniatur Ganongan merupakan bentuk kerajinan yang merepresentasikan tokoh Patih Bujang Ganong dalam pertunjukan Reyog Ponorogo—figur jenaka, lincah, dan penuh keberanian. Dalam skala kecil, Ganongan digambarkan dengan topeng merah menyala, mata melotot, rambut panjang, dan ekspresi wajah yang dinamis, mencerminkan semangat dan kecerdikan karakter aslinya. Kajian ini menyoroti bagaimana miniat…
Miniatur Jathil merupakan bentuk kerajinan yang merepresentasikan penari berkuda dalam pertunjukan Reyog Ponorogo, dikenal melalui kostum warna-warni, kuda kepang, dan gerakan dinamis. Dalam skala kecil, figur ini dibuat dengan detail visual yang menonjol—seperti rambut panjang, cambuk, dan ekspresi gerak yang lincah—untuk menggambarkan semangat dan keberanian tokoh Jathil. Kajian ini menyo…
iniatur Klono Sewandono merupakan bentuk visualisasi tokoh raja dari Kerajaan Bantarangin yang menjadi pusat narasi dalam pertunjukan Reyog Ponorogo. Dalam skala kecil, figur ini digambarkan dengan mahkota, wajah merah melotot, kumis tipis, dan membawa Pecut Samandiman—simbol kekuasaan dan keberanian. Kajian ini menyoroti bagaimana karakter Klono Sewandono tetap kuat secara simbolik meskipun …
Miniatur Reyog merupakan bentuk kerajinan tangan yang merepresentasikan elemen-elemen utama pertunjukan Reyog Ponorogo dalam skala kecil, seperti Dhadhak Merak, Ganong, Warok, dan Jathil. Produk ini tidak hanya berfungsi sebagai cendera mata, tetapi juga sebagai media edukatif dan dokumentatif yang memperkenalkan nilai-nilai budaya lokal kepada masyarakat luas. Dengan bahan yang bervariasi—mu…
Miniatur Warok merupakan bentuk visualisasi tokoh sentral dalam pertunjukan Reyog Ponorogo, yang dikenal sebagai penjaga spiritual, pemimpin informal, dan simbol kekuatan batin masyarakat Jawa Timur. Dalam bentuk miniatur, Warok digambarkan dengan postur tegap, otot menonjol, dan atribut khas seperti ikat kepala, celana batik, serta tali atau pecut sebagai simbol kendali dan kekuatan. Kajian in…