L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
Dr. Ahmad Munir, M.Ag. - Nama Orang;
Buku Inti · 2009
Status janda bukanlah posisi yang menguntungkan bagi wanita secara biologis, psikologis, maupun sosiologis. Bahkan, Al-Qur'an mengategorikan kaum janda sebagai salah satu kelompok kaum lemah (mustadl'afin) yang harus diberi perhatian dan santunan. Kondisi ini kadang menempatkan wanita pada posisi yang tidak berdaya dan perlu dikasihani. Dalam kondisi sosial budaya yang patriarkis ini, terasa mengejutkan munculnya sebuah gerakan kaum janda yang meng-himpun dirinya untuk berbuat sesuatu yang bermanfaat terhadap sesamanya. Tanpa harus menyerukan gugatan dan gema kebangkitan, kegiatan gerakan kaum janda ini, khususnya dalam ranah sosial, telah dengan sendirinya menyuarakan kebangkitan kaum yang sering kali di-pandang tidak beruntung ini.
Kebangkitan kaum janda yang telah memasuki usia renta dalam keikutsertaannya melakukan gerakan ke-makmuran sosial menjadi sorotan dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini nantinya diharapkan bukan sekadar memenuhi tuntutan penerapan teori-teori yang telah dicanangkan, tetapi hendaknya dapat melihat akar teologis kebangkitan kaum janda dalam ikut mengambil peran kemanusiaan, di tengah sorotan wacana ketidak berdayaan kaum wanita di bawah budaya hegemonik kaum pria.
Tidak tersedia versi lain