L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
MUHAMMAD ANWAR ALIUDIN (19511414) - Nama Orang;
Skripsi · 2025
Kebutuhan bahan bakar di Indonesia merupakan salah satu masalah yang cukup serius dalam kehidupan manusia di masa depan. Berbagai upaya terus dilakukan untuk menemukan bahan bakar alternatif. Salah satu bahan bakar alternatif yang sedang diteliti saat ini yaitu oli bekas sebagai bahan bakar pada kompor. Penggunaan oli bekas sebagai bahan bakar kompor masih jarang ditemui di Indonesia, mayoritas masyarakat menggunakan kompor berbahan LPG ataupun listrik. Pada penelitian ini dilakukan perancangan kompor berbahan bakar oli bekas dengan memvariasikan diameter pipa preheating dengan ukuran 9,5 mm, 12,7 mm dan 15,9 mm. Hasil dari pengukuran uji efisiensi terbaik adalah kompor dengan variasi diameter pipa preheating dengan ukuran 12,7 mm mempunyai efisiensi sebesar 55,52%, dengan menghasilkan produksi uap 6,772 kg/h dan konsumsi bahan bakar 0,819 kg/h. Untuk hasil distribusi temperatur api variasi diameter pipa preheating dengan ukuran 12,7 mm memperoleh nilai suhu tertinggi 1077°C dan suhu terendah 396°C. Untuk uji emisi gas buang yang didapatkan dari kadar CO (karbon monoksida) 1,72%, HC (hidrokarbon) 27,82 ppm, kadar CO₂ (karbon dioksida) 10,28%. Dapat disimpulkan diameter pipa preheating 12,7 mm mempunyai efisiensi, distribusi temperatur dan emisi gas buang yang terbaik dari variasi lainnya. Pada variasi pipa 9,5 mm diameter terlalu kecil akan membatasi suplai energi dan rendahnya produksi uap dikarenakan ukuran pipa yang kecil mengakibatkan mudah tersumbat kerak oli bekas, sedangkan variasi pipa 15,9 mm diameter terlalu besar sehingga pemanasan awal bahan bakar menjadi kurang efektif akibat waktu tinggal yang lebih singkat di dalam pipa preheating mengakibatkan bahan bakar mengalir terlalu banyak sebelum terjadinya proses pemanasan di dalam bagian kompor.
Kata Kunci : Kompor, Oli Bekas, Efisiensi, Distribusi Temperatur, Emisi Gas Buang.
Tidak tersedia versi lain