L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
RIYADI (21112437) - Nama Orang;
Tugas Akhir/ KTI · 2025
Pendidikan tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga penting dalam membentuk karakter dan nilai sosial siswa. Pendidikan filantropi menjadi salah satu pendekatan yang efektif dalam menanamkan nilai kepedulian, tanggung jawab, dan solidaritas sosial. Di MI Muhammadiyah 4 Jetis, pendidikan filantropi diintegrasikan dengan program beasiswa untuk membantu siswa yang kurang mampu dan membentuk karakter siswa yang peduli terhadap sesama. Namun, masih sedikit penelitian yang membahas keterkaitan antara pendidikan filantropi dan program beasiswa di sekolah dasar.
Tujuan penelitian ini mengkaji peran pendidikan filantropi dalam pembentukan karakter siswa di MI Muhammadiyah 4 Jetis, dengan menitikberatkan pada keterlibatan guru, program beasiswa, dan dampaknya terhadap peserta didik. Pendidikan filantropi dipahami sebagai proses integrasi nilai-nilai empati, solidaritas, dan tanggung jawab sosial ke dalam pembelajaran, yang bertujuan mengembangkan kesadaran moral dan sosial siswa secara berdampingan dengan pencapaian akademik. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan guru, siswa, dan pihak administrasi sekolah. Hasil penelitian menunjukkan tiga aspek utama. Pertama, guru berperan sebagai teladan (role model) dalam menanamkan nilai-nilai filantropi melalui pengintegrasian materi ajar dan dorongan terhadap keterlibatan siswa dalam kegiatan sosial. Kedua, program beasiswa tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga menumbuhkan tanggung jawab sosial melalui inisiatif seperti dukungan antarteman dan proyek kemasyarakatan. Ketiga, implementasi pendidikan filantropi secara signifikan meningkatkan kesadaran sosial, empati, dan rasa tanggung jawab siswa, serta menciptakan lingkungan sekolah yang lebih inklusif. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada identifikasi pendidikan filantropi sebagai pendekatan karakter yang terintegrasi secara sistematis dalam konteks sekolah dasar berbasis keagamaan, serta penekanan pada beasiswa sebagai media praktis dalam membentuk kesadaran sosial siswa. Model ini menawarkan kerangka yang dapat direplikasi oleh lembaga pendidikan lain yang ingin menggabungkan pendidikan karakter ke dalam kurikulum para siswa.
Tidak tersedia versi lain