L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
ANIK SUSANTI (20170027) - Nama Orang;
Skripsi · 2025
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya program pemberdayaan yang diluncurkan oleh pemerintah maupun swasta dalam usaha kesejahteraan masyarakat, banyak terjadi masalah terkait bantuan yang kurang tepat sasaran dan memiliki problema internal sehingga membutuhkan banyak studi efektifitas pengelolaan. Fokus penelitian ini adalah, 1) Bagaimana peran dan upaya yang dilakukan LAZISMU Ngrayun Barat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa Gedangan 2) Bagaimana efektifitas program-program yang dilakukan LAZISMU Ngrayun Barat dalam membantu kesejahteraan masyarakat Gedangan
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan efektifitas penyaluran program bantuan kepada masyarakat desa Gedangan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Proses pendistribusian bantuan di LAZISMU Ngrayun Barat dilaksanakan melalui beberapa proses diantaranya yaitu 1) survey lokasi yang mendukung, 2) dibentuknya kelompok tani 3) pemberian dana dan pembinaan kepada para petani. Kedua yaitu Afektifitas Pendayagunaan Program Petani LAZISMU kelompok Tani yaitu melalui 3 pendekatan, (1) Modal dan Sumber Daya Manusia, (2) Pelaksanaan program dan kinerja (3) output atau hasil dari kinerja mulai tahap pembibitan sampai panen yang efisien tidak membiarkan lahan kosong dengan tanaman lain. Kendala yang dihadapi LAZISMU berasal dari faktor internal dan eksternal. Dari faktor internal yaitu keterbatasan kuantitas dan kualitas Sumber Daya Manusia, sedangkan dari faktor eksternal yaitu terkait kepercayaan masyarakat (mustahiq), belum memadainya Kapasitas Sumber Daya Manusia Petani, dan keterbatasan Sarana dan Prasarana.
Tidak tersedia versi lain