L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
ANI NURHAYATI (21170063) - Nama Orang;
Skripsi · 2025
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis implementasi etika bisnis Islam dalam transaksi jual beli sembako pada Toko Bum'bon Hoscokro Ponorogo. Rumusan masalah penelitian: (1) Mengetahui transaksi jual beli sembako pada Toko Bum'bon Hoscokro Ponorogo; (2) Implementasi etika bisnis Islam dalam transaksi jual beli sembako pada Toko Bum'bon Hoscokro Ponorogo dan kesesuaiannya; (3) Faktor pendukung dan penghambat.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi lapangan (field research). Jenis data penelitian termasuk data primer yang diperoleh berdasarkan kriteria sampel total sampling meliputi pemilik, karyawan, dan pembeli. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber yang mengharuskan peneliti memverifikasi hasil penelitian lebih dari satu sumber.
Hasil penelitian menunjukkan: 1) praktik transaksi jual beli sembako yang dilakukan oleh Toko Bum'bon Hoscokro Ponorogo telah memenuhi rukun dan syarat jual beli: subjek/pelaku jual beli pemilik, karyawan, dan pembeli, sembako dan sayur segar sebagai objek jual beli yang merupakan kebutuhan pokok halal dzatnya dan diperoleh melalui hubungan baik dengan pemasok, dan tidak adanya unsur paksaan pembeli. Bentuk jual beli pada Toko Bum'bon Hoscokro Ponorogo termasuk ba'i amanah, ba'i an-naqd, dan ba'i salam. 2) Praktik implementasi etika bisnis Islam pada Toko Bum'bon Hoscokro Ponorogo sesuai dengan prinsip kesatuan seperti niat ibadah, prinsip keseimbangan harga keadilan menimbang serta pembeli diperlakukan sama, prinsip kehendak bebas seperti karyawan dilibatkan kemajuan toko, prinsip tanggung jawab mengganti kerusakan sembako, dan prinsip kebajikan seperti pemilik membedakan hak bukan milik toko ke dalam kotak amal dan kemauan karyawan untuk membantu pembeli. 3) Faktor pendukung: kesadaran dan tanggung jawab karyawan, kesadaran pentingnya etika untuk kelangsungan usaha dan loyalitas pelanggan, dan nilai kebajikan pemilik toko. Faktor penghambat: perbedaan tingkat kesadaran etika antar individu seperti faktor kelelahan dalam bekerja, dan variasi latar belakang, pengalaman, dan pemahaman agama.
Tidak tersedia versi lain