L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
EVILIA KHOIRU NISA (21170046) - Nama Orang;
Skripsi · 2025
Pengelolaan keuangan rumah tangga merupakan aspek penting dalam menjaga kesejahteraan keluarga, terutama bagi perempuan yang berperan ganda sebagai pengelola rumah tangga sekaligus anggota aktif organisasi masyarakat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan nilai-nilai syariah dalam pengelolaan keuangan agar tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan duniawi, tetapi juga berdampak pada kemaslahatan spiritual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan menginterpretasikan praktik pengelolaan keuangan rumah tangga anggota Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Ponorogo berdasarkan prinsip Maqashid Syariah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap tujuh informan yang merupakan anggota aktif Pimpinan Daerah 'Aisyiyah (PDA) Ponorogo. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan teknik validasi berupa triangulasi sumber untuk memastikan keabsahan temuan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan rumah tangga oleh anggota PDA Ponorogo telah mencerminkan penerapan lima tujuan pokok syariat Islam (hifz ad-din, hifz an-nafs, hifz al-aql, hifz an-nasl, hifz al-maal). Dalam konteks daruriyat, responden memprioritaskan pemenuhan kebutuhan pokok keluarga seperti pangan, sandang, papan, kesehatan, dan pendidikan dasar, disertai dengan pengeluaran untuk ibadah wajib seperti zakat, infak, dan sedekah. Pada tingkat hajiyat, mereka menyediakan dana darurat, tabungan pendidikan anak, dan asuransi kesehatan syariah untuk menjaga kenyamanan hidup dan mencegah risiko finansial yang berlebihan. Sedangkan pada tingkat tahsiniyat, dana dialokasikan untuk partisipasi kegiatan sosial-keagamaan, pengembangan keterampilan, serta investasi halal yang tidak hanya memberi manfaat ekonomi tetapi juga keberkahan.
Tidak tersedia versi lain