L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
KHUSNUL CHOTIMAH (21112325) - Nama Orang;
Skripsi · 2025
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran dalam menanamkan sikap toleransi beragama serta implikasinya terhadap sikap anti-diskriminasi di lingkungan sekolah. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya penguatan nilai-nilai keberagaman dan penerimaan perbedaan dalam konteks pendidikan, khususnya di sekolah menengah atas yang memiliki latar belakang siswa yang beragam secara agama.
Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang diterapkan guru, baik melalui pendekatan dialogis, integrasi nilai toleransi dalam mata pelajaran, maupun melalui kegiatan ekstrakurikuler yang inklusif, mampu mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang harmonis. Sikap toleransi siswa tercermin dari kemampuan mereka bekerja sama lintas agama, saling menghargai perbedaan keyakinan, serta menolak segala bentuk diskriminasi. Dengan demikian, pendidikan yang berorientasi pada nilai toleransi berperan signifikan dalam membentuk karakter siswa yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan persatuan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan sekolah telah mendukung terbentuknya lingkungan yang inklusif, melalui visi-misi sekolah, program kurikuler maupun ekstrakurikuler yang menanamkan nilai-nilai toleransi. Strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru PAI mencakup pendekatan kognitif, afektif, dan psikomotorik, yang diwujudkan dalam bentuk diskusi, refleksi, kegiatan lintas agama, serta pembiasaan perilaku toleran dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Penelitian ini juga menemukan bahwa pendidikan toleransi beragama memberikan dampak positif terhadap terbentuknya sikap anti-diskriminasi di kalangan siswa. Dengan demikian, SMA Negeri 1 Ponorogo telah berhasil membangun kultur sekolah yang menghargai keberagaman dan mendorong terciptanya suasana belajar yang damai dan harmonis. Temuan ini diharapkan dapat menjadi model bagi sekolah lain dalam mengintegrasikan nilai-nilai toleransi ke dalam sistem pendidikan secara lebih sistematis dan berkelanjutan.
Tidak tersedia versi lain