L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
WULAN ANTIRA PUTRI (21112328) - Nama Orang;
Skripsi · 2025
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep pola kepengasuhan melalui teknik assertive training serta penerapannya dalam meningkatkan motivasi belajar santri di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Darul Madinah Madiun. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya peran musyrif sebagai pendamping santri dalam masa adaptasi awal yang penuh tantangan, khususnya dalam hal penyesuaian diri terhadap lingkungan baru yang jauh dari orang tua, sistem yang ketat, serta rutinitas pesantren yang menuntut kedisiplinan dan kemandirian. Penurunan motivasi belajar yang kerap dialami santri baru menjadi perhatian khusus, sehingga diperlukan pendekatan pengasuhan yang lebih komunikatif dan humanis.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap kepala kepengasuhan, ketua yayasan, pembina asrama, serta para santri. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola kepengasuhan berbasis assertive training memberikan ruang bagi santri untuk mengekspresikan pikiran dan perasaannya secara tepat, jujur, dan sopan. Musyrif bertindak sebagai fasilitator, bukan hanya pengawas, yang mendorong komunikasi dua arah dalam pengasuhan. Teknik ini diterapkan melalui forum diskusi, permainan peran, dialog reflektif, dan penguatan positif, yang mendorong keterbukaan dan rasa percaya diri santri. Pendekatan ini mampu membangun hubungan emosional yang kuat antara santri dan pengasuh, menciptakan lingkungan belajar yang suportif, serta meningkatkan motivasi belajar santri secara signifikan.
Kesimpulannya, teknik assertive training menjadi strategi pengasuhan yang efektif dan kontekstual dalam menjawab kebutuhan santri era kini, sekaligus selaras dengan nilai-nilai keislaman dan prinsip pendidikan karakter yang ditanamkan di pesantren. Teknik ini terbukti mampu menjadi alternatif pengasuhan yang lebih humanis, adaptif, dan membangun kemandirian emosional santri.
Tidak tersedia versi lain