L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
ERICKO VINDA NURYAN PRADANA (21511610) - Nama Orang;
Skripsi · 2025
Permasalahan energi global dan meningkatnya ketergantungan terhadap bahan bakar fosil mendorong pengembangan sumber energi alternatif berbasis biomassa. Bioetanol merupakan salah satu jenis bioenergi cair yang ramah lingkungan dan dapat diperoleh melalui proses fermentasi bahan organik yang mengandung karbohidrat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi rasio campuran kulit pisang kepok dan jagung manis terhadap kualitas bioetanol yang dihasilkan. Metode yang digunakan meliputi tahapan pretreatment, hidrolisis, fermentasi selama 7 hari dengan penambahan ragi tape (22 gr) dan pupuk NPK (8 gr), serta destilasi bertingkat. Komposisi bahan baku dibuat dalam tiga variasi terdiri dari campuran jagung manis dan kulit pisang kepok, masing-masing dengan komposisi (550: 50), (500: 100), (450: 150). Pengujian dilakukan untuk mengetahui kadar alkohol, nilai kalor, dan nilai flash point yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sampel A menghasilkan kualitas bioetanol terbaik dengan kadar alkohol tertinggi sebesar 85%, nilai kalor 5.876 Kkal/kg, dan titik nyala terendah -3°C. Sampel B memiliki kadar alkohol 81%, nilai kalor 5.520 Kkal/kg, dan titik nyala -2°C, sedangkan Sampel C mencatat kadar alkohol 79%, nilai kalor 5.266 Kkal/kg, dan titik nyala 2°C. Jagung manis kaya pati yang mudah diubah menjadi gula fermentasi, sementara kulit pisang mengandung lignoselulosa yang sulit terurai. Akibatnya, semakin banyak kulit pisang, semakin rendah efisiensi fermentasi, sehingga etanol berkurang, kalor menurun, dan titik nyala meningkat karena tingginya kadar air dan senyawa non-etanol.
Penanda BagikanTidak tersedia versi lain