ANALISIS KINERJA KOMPOR BRIKET DITINJAU DARI VARIASI JUMLAH LUBANG DAN KECEPATAN UDARA | L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO
Beranda Tentang Kami Berita
  • E-Resources
    Indonesiana
    • Batavia Digital
    • Candi di Indonesia
    • Dokumentasi Perfilman Indonesia
    • Dokumentasi Sastra Indonesia
    • Kepustakaan Presiden RI
    • Keraton Nusantara
    • Pernaskahan Nusantara
    • Kepustakaan Tokoh Perfilman
    • Khasanah Pustaka Nusantara
    • Perpuspedia
    Pencarian
    • DOAJ
    • Google Scholar
    • JDIH
    • Bibliografi Nasional Indonesia
    • Katalog Induk Nasional
    • Bursa Efek Indonesia
    Alat
    • Mendeley
    • Zotero
    • Publish or Perish
    • Vos Viewer
    Sumber Belajar
    • Perpustakaan Digital
    • TED
    • Google Experiments
    • Sumber Belajar Kemdikbud
    • Ebook
  • Bantuan
    • Member Area
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Berita
    • Bantuan

    L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO

    Universitas Muhammadiyah Ponorogo


    Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.


    Pencarian Lanjutan
    Pencarian Spesifik

    ANALISIS KINERJA KOMPOR BRIKET DITINJAU DARI VARIASI JUMLAH LUBANG DAN KECEPATAN UDARA

    REGI SAPUTRA (20511542) - Nama Orang;

    Skripsi · 2025

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja kompor briket ditinjau dari variasi jumlah lubang udara dan kecepatan kipas. Kompor briket yang digunakan dimodifikasi dengan tiga variasi jumlah lubang udara (45, 55, dan 65 lubang) serta dua variasi kecepatan kipas blower DC 12V (2000 rpm dan 2600 rpm). Bahan bakar yang digunakan berupa briket tempurung kelapa sebanyak 500 gram, dengan air uji 500 ml. Metode pengujian dilakukan menggunakan Water Boiling Test (WBT) untuk mengetahui waktu pendidihan air hingga mencapai suhu 95-100°C.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak jumlah lubang udara dan semakin tinggi kecepatan kipas, maka waktu pendidihan air semakin singkat. Pada kecepatan kipas 2000 rpm, waktu didih tercepat diperoleh pada variasi 65 lubang dengan rata-rata 11,12 menit, sedangkan terlama pada 45 lubang yaitu 14,25 menit. Sementara itu, pada kecepatan 2600 rpm, waktu tercepat juga ditunjukkan pada variasi 65 lubang dengan rata-rata 8,27 menit, dan terlama pada 45 lubang yaitu 10,08 menit.

    Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa desain kompor briket dengan 65 lubang udara dan kecepatan kipas 2600 rpm merupakan konfigurasi paling efisien dalam mempersingkat waktu pendidihan air, karena suplai udara yang optimal mampu meningkatkan proses pembakaran briket secara signifikan.

    Penanda Bagikan
    Image of ANALISIS KINERJA KOMPOR BRIKET DITINJAU DARI VARIASI JUMLAH LUBANG DAN KECEPATAN UDARA

    About this edition
    Edisi: -
    ISBN/ISSN: -
    Page count: viii, 26 p, 30 cm.
    Published: 2025
    Format: text
    Penerbit: F. Teknik Universitas Muhamadiyyah
    Bahasa: Indonesia
    Tipe Isi: text
    Tipe Media: -
    Tipe Pembawa: -
    Ketersediaan
    #
    Prodi Teknik Mesin (Rak Koleksi Khusus) 52 SAP a FT-2025
    KK1176FT
    Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
    Subjek
    Kecepatan Kipas
    Kompor Briket
    Lubang Udara
    Water Boiling Test
    Versi lain/terkait

    Tidak tersedia versi lain

    Lampiran Berkas
    Tidak Ada Data
    Komentar

    Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

    Di Antara Kata, Kita Bertumbuh.

    L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO
    Universitas Muhammadiyah Ponorogo

    • Informasi
    • Layanan
    • Pustakawan
    • Area Anggota

    Tentang Kami

    As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

    Statistik Pengunjung Web

    Hari ini : 245 1 Pekan Terakhir : 1542 1 Bulan Terakhir : 6365 1 Tahun : 76365

    Cari

    masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

    Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

    © L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO | Universitas Muhammadiyah Ponorogo