PENGARUH DISTRIBUSI LUBANG LALUAN UDARA PADA BURNER TERHADAP PEFORMA KOMPOR BERBAHAN BAKAR OLI BEKAS | L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO
Beranda Tentang Kami Berita
  • E-Resources
    Indonesiana
    • Batavia Digital
    • Candi di Indonesia
    • Dokumentasi Perfilman Indonesia
    • Dokumentasi Sastra Indonesia
    • Kepustakaan Presiden RI
    • Keraton Nusantara
    • Pernaskahan Nusantara
    • Kepustakaan Tokoh Perfilman
    • Khasanah Pustaka Nusantara
    • Perpuspedia
    Pencarian
    • DOAJ
    • Google Scholar
    • JDIH
    • Bibliografi Nasional Indonesia
    • Katalog Induk Nasional
    • Bursa Efek Indonesia
    Alat
    • Mendeley
    • Zotero
    • Publish or Perish
    • Vos Viewer
    Sumber Belajar
    • Perpustakaan Digital
    • TED
    • Google Experiments
    • Sumber Belajar Kemdikbud
    • Ebook
  • Bantuan
    • Member Area
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Berita
    • Bantuan

    L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO

    Universitas Muhammadiyah Ponorogo


    Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.


    Pencarian Lanjutan
    Pencarian Spesifik

    PENGARUH DISTRIBUSI LUBANG LALUAN UDARA PADA BURNER TERHADAP PEFORMA KOMPOR BERBAHAN BAKAR OLI BEKAS

    ERFIN SETIAWAN (18511312) - Nama Orang;

    Skripsi · 2025

    Kompor berbahan bakar minyak bekas merupakan kompor yang belum banyak dijumpai di masyarakat. Umumnya masyarakat menggunakan kompor berbahan bakar LPG. Pada penelitian ini dilakukan perancangan kompor berbahan bakar minyak bekas, dengan variasi lubang laluan udara pada burner dengan cara kerja tekanan udara pada blower agar mendapatkan hasil pembakaran yang maksimal. Pengujian kompor yang dilakukan diantaranya uji distribusi temperatur, efisiensi, dan emisi gas buang. Hasil dari pengukuran uji efisiensi terbaik adalah kompor dengan variasi lubang laluan udara pada burner 6,6,6 mempunyai efisiensi 55,52%, dengan menghasilkan produksi uap 6,772 kg/h dan konsumsi bahan bakar 0,819 kg/h. Untuk distribusi temperatur api variasi lubang laluan udara pada burner 6,6,6 mendapatkan nilai suhu tertinggi 1077 °C dan suhu terendah 396 °C. Untuk hasil uji emisi gas buang didapatkan kadar CO(karbon monoksida) 1,72%, HC(hidrokarbon) 27,82 ppm, kadar CO2(karbon dioksida) 10,28%,. Sehingga semaikin rendah kadar CO, dan HC, maka emisi gas buang yang diperoleh lebih bersih dan efisien sehingga tidak melebihi ambang batas dari emisi gas buang yang ditentukan, serta menghasilkan CO2 yang paling tinggi sebagai indikator pembakaran sempurna.

    Penanda Bagikan
    Image of PENGARUH DISTRIBUSI LUBANG LALUAN UDARA PADA BURNER TERHADAP PEFORMA KOMPOR BERBAHAN BAKAR OLI BEKAS

    About this edition
    Edisi: -
    ISBN/ISSN: -
    Page count: xx, 45 p, 30 cm.
    Published: 2025
    Format: text
    Penerbit: F. Teknik Universitas Muhamadiyyah
    Bahasa: Indonesia
    Tipe Isi: text
    Tipe Media: -
    Tipe Pembawa: -
    Ketersediaan
    #
    Prodi Teknik Mesin (Rak Koleksi Khusus) 35 SET p FT-2025
    KK1159FT
    Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
    Subjek
    Efisiensi
    Emisi Gas Buang
    Kompor Oli Bekas
    Temperatur
    Distribusi Udara Burner
    Distribusi Temperatur Api
    Versi lain/terkait

    Tidak tersedia versi lain

    Lampiran Berkas
    Tidak Ada Data
    Komentar

    Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

    Di Antara Kata, Kita Bertumbuh.

    L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO
    Universitas Muhammadiyah Ponorogo

    • Informasi
    • Layanan
    • Pustakawan
    • Area Anggota

    Tentang Kami

    As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

    Statistik Pengunjung Web

    Hari ini : 245 1 Pekan Terakhir : 1542 1 Bulan Terakhir : 6365 1 Tahun : 76365

    Cari

    masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

    Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

    © L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO | Universitas Muhammadiyah Ponorogo