L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
AHMAD NAFIS AFANDI (19511412) - Nama Orang;
Skripsi · 2025
vKompor merupakan alat memasak yang biasanya ditemukan di dapur. Bahan bakarnya sendiri dibedakan menjadi 3 jenis, padat, cair, dan gas. Bahan bakar cair seperti minyak tanah dan spritus, bahan bakar gas yaitu Liquefied Petroleum Gas (LPG), dan bahan bakar padat seperti arang, kayu bakar, briket batubara dan sampah. Minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia sebagai alat pengolah bahan-bahan makanan. Minyak goreng sebagai media penggoreng sangat penting dan kebutuhannya tiap tahun selalu meningkat. Menurut data yang diterbitkan oleh BPDP Kelapa Sawit, konsumsi minyak goreng untuk tahun 2022 diperkirakan sebesar 11,9 liter/kapita. Kebutuhan konsumsi ini naik 48,4% sejak 12 tahun yang lalu. Dengan kondisi seperti ini, pemanfaatan minyak jelantah sebagai pengganti bahan bakar LPG pada kompor adalah salah satu hal tepat yang dapat dilakukan. Metode yang efisien dan sederhana pada filtrasi minyak jelantah adalah secara adsorpsi dengan menggunakan adsorben. Serbuk kunyit terbukti efektif dalam menurunkan kadar air dari 0,6% menjadi 0,4%, asam lemak bebas dapat diturunkan dari 1,2% menjadi 0,2% dan bilangan peroksida yang dapat diturunkan sekitar 30% dari mg/g menjadi 4 mg/g. Tentunya kunyit sudah terbukti dalam menjadi adsorben minyak jelantah. Dengan memperhatikan latar belakang masalah ini, penulis tertarik untuk mengangkat permasalahan ini dengan judul "Pengaruh Arang Kunyit untuk Filtrasi Terhadap Terhadap Efisiensi Kompor Minyak Jelantah".
Penanda BagikanTidak tersedia versi lain