L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
ARDI RAMADHAN (18520551 - Nama Orang;
Skripsi · 2025
Rumah Sakit Swasta (Rumah Sakit Muhammadiyah Ponorogo) yakni bergerak pada bidang Kesehatan yang dibutuhkan semua orang untuk berobat, dengan menggunakan fasilitas BPJS ataupun berbayar. Rumah Sakit Muhammadiyah mempunyai unit Front Office. Unit Front Office membutuhkan sebuah perancang system pendaftaran untuk mempermudah dalam proses daftar pasien dan pusat informasi jumlah pasien kepada Dokter terkait, karena banyaknya pasien yang mengakibatkan antrean Panjang pada Front Office. Perancangan system pendaftaran pasien berbasis RFID pada Unit Front Office diharapkan dapat membantu mempermudah petugas dan memodernasi system yang ada pada saat ini. Pengembangan pendaftaran berbasis RFID bagi petugas Front Office dapat membantu petugas untuk mengurangi jumlah antrean terlalu banyak, terhindar dari data ganda dengan memanfaatkan chip e-KTP atau kartu pasien berbasis RFID dan sekaligus untuk memberikan informasi kepada dokter jumlah pasien yang akan ditangani pada hari tersebut, dikarena informasi yang sebelumnya seringkali terjadi kesalahfahaman antara petugas dengan Dokter. Tahap perancangan system ini menggunakan Modul RFID RC522, Mikrokontroller ESP32, RTC DS3231, Modul Keypad 4x1, Display LCD 20x4, Power Supply dan Thermal Printer. Sistem ini memiliki prinsip kerja yaitu Sistem dapat membaca data pasien menggunakan sistem scan kartu E-KTP maupun langsung dapat mendaftarkan pasien yang akan berobat secara cepat dengan cukup memilih nama dokter, layanan, dan tanggal untuk berobat. Selain itu sistem dapat membuatkan data antrian untuk pasien yang belum terdaftar data kartu E-KTPnya dan pasien yang tidak membawa kartu E-KTP. Selain itu sistem juga dapat mengirimkan jumlah pasien yang akan berobat ke masing-masing dokter sesuai jadwal yang tersetting menggunakan notifikasi pesan aplikasi telegram.
Penanda BagikanTidak tersedia versi lain