L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
ALFIAN BIMA PRASTYA (19441695) - Nama Orang;
Skripsi · 2025
Peran besar yang telah diberikan oleh UMKM perlu diperhatikan untuk mengembangkan dan mempertahankan keberadaan UMKM. Kenyataannya UMKM ini memilik kelemahan yang sering terjadi pada pengelolaan keuangan yang kurang tertata dengan baik (Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia, 2020). Salah satunya adalah UMKM kripik tempe slahung yang dalam menjalankan usahanya kurang memahami tentang pentingnya penerapan akuntansi yang baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yaitu data yang dapat dihitung berupa angka-angka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif jenis studi kasus. Penelitian kualitatif jenis studi kasus memusatkan diri secara intensif pada suatu obyek tertentu dengan mempelajarinya sebagai suatu kasus. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa: 1) Pencatatan pada pembukuan atau laporan keuangan Usaha Kripik Tempe Maharani Desa Gundik Slahung Ponorogo, berbasis kas yaitu kas masuk dan kas keluar secara manual (dicatat dalam buku) dan pembukuannya dilakukan setiap harinya, 2) Usaha Kripik Tempe Maharani Desa Gundik tidak menerapkan pencatatan laporan keuangan sesuai Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil Menengah (SAK EMKM). Dari segi penyajian wajar SAK EMKM, Usaha Kripik Tempe Maharani Desa Gundik hanya menerapkan kelangsungan usaha dan tidak terdapat Laporan Laba Rugi, Laporan Posisi Keuangan, Laporan Perubahan Modal, dan Catatan Atas Laporan Keuangan, 3) Kendala yang menghambat penerapan akuntansi pada Usaha Kripik Tempe Maharani Desa Gundik Slahung Ponorogo disebabkan beberapa faktor yaitu: a) SAK EMKM dianggap rumit, b) Tidak mengetahui SAK EMKM dan tidak paham cara pembuatannya dan c) Menganggap bahwa UMKM tidak memerlukan laporan SAK EMKM.. Key Word: Akuntansi, UMKM.
Penanda BagikanTidak tersedia versi lain