L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
REZA DWI PRASETYA (21441876) - Nama Orang;
Skripsi · 2025
Penelitian ini bertujuan untuk untuk menilai Kinerja Keuangan Dengan Menggunakan Metode Rasio Keuangan Studi Pada Perusahaan Sektor Pertambangan Batubara Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia 2020-2023. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan yang bergerak dalam bidang industri pertambangan batubara yang terdaftar di BEI, dengan tema yang diambil yaitu tentang Analisis Laporan Keuangan Untuk Menilai Kinerja Keuangan Dengan Menggunakan Metode Rasio Keuangan (Studi Pada Perusahaan Sektor Pertambangan Batubara Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia 2020-2023). Jenis Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data sekunder penelitian ini berupa laporan keuangan tahunan perusahaan sektor pertambangan batubara yang terdaftar di BEI dari tahun 2020-2023 yang berupa laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi komprehensif yang didapat melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia periode 2020-2023 dari data tersebut akan dianalisis dengan metode analisis rasio yaitu rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio aktivitas dan rasio profitabilitas. Populasi dalam penelitian ini adalah Perusahaan Sektor Pertambangan Batubara yang terdaftar di BEI periode 2020-2023. Metode pengambilan sampel menggunakan tehnik purposive sampling sebanyak 5 perusahaan. Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi.
Hasil penelitian diketahui bahwa Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Sektor Pertambangan Batubara Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia 2020-2023 yang ditinjau dari current ratio menunjukkan bahwa 2 perusahaan memenuhi standar umum rata-rata industri yang menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Jika ditinjau dari debt to asset ratio menunjukkan bahwa 1 perusahaan memenuhi standar umum rata-rata industri, sehingga memungkinkan perusahaan menjadi lebih mudah dalam memperoleh pinjaman. Jika ditinjau dari total asset turnover menunjukkan bahwa 4 perusahaan tidak memenuhi standar umum rata-rata industri. Hal ini dikarenakan perusahaan belum mampu memanfaatkan asetnya dengan baik, sehingga penjualan yang dihasilkan tidak sesuai dengan nilai asset yang dimiliki. Jika ditinjau dari return on asset menunjukkan bahwa 3 perusahaan tidak memenuhi standar umum rata-rata industri. Hal tersebut dikarenakan perusahaan belum mampu menunjukkan keberhasilan dalam pengelolaan aset guna mendapatkan laba.
Tidak tersedia versi lain