L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
Manuskrip ·
Peran Jathil dalam pertunjukan Reyog Ponorogo awalnya dimainkan oleh laki-laki, khususnya gemblak, sebagai bagian dari struktur sosial dan spiritual Warok. Namun sejak era 1980-an, terjadi pergeseran signifikan: peran Jathil mulai diisi oleh perempuan, seiring dengan perubahan nilai sosial, estetika pertunjukan, dan persepsi publik terhadap gender. Kajian ini menelusuri faktor internal seperti motivasi seniman dan minat generasi muda, serta faktor eksternal seperti kebijakan budaya, stigma sosial, dan tuntutan visual pertunjukan. Transformasi ini tidak hanya mengubah komposisi penari, tetapi juga memperluas makna Jathil sebagai simbol keberanian, keindahan, dan ekspresi kolektif. Dokumentasi visual dan narasi komunitas menunjukkan bahwa pergeseran ini merupakan bentuk adaptasi budaya yang memperkaya identitas Reyog di era modern.
Penanda BagikanTidak tersedia versi lain