PERGESERAN DARI JATHIL LAKI-LAKI KE JATHIL PEREMPUAN | L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO Peran Jathil dalam pertunjukan Reyog Ponorogo awalnya dimainkan oleh laki-laki, khususnya gemblak, sebagai..."> Peran Jathil dalam pertunjukan Reyog Ponorogo awalnya dimainkan oleh laki-laki, khususnya gemblak, sebagai..."/>
Beranda Tentang Kami Berita
  • E-Resources
    Indonesiana
    • Batavia Digital
    • Candi di Indonesia
    • Dokumentasi Perfilman Indonesia
    • Dokumentasi Sastra Indonesia
    • Kepustakaan Presiden RI
    • Keraton Nusantara
    • Pernaskahan Nusantara
    • Kepustakaan Tokoh Perfilman
    • Khasanah Pustaka Nusantara
    • Perpuspedia
    Pencarian
    • DOAJ
    • Google Scholar
    • JDIH
    • Bibliografi Nasional Indonesia
    • Katalog Induk Nasional
    • Bursa Efek Indonesia
    Alat
    • Mendeley
    • Zotero
    • Publish or Perish
    • Vos Viewer
    Sumber Belajar
    • Perpustakaan Digital
    • TED
    • Google Experiments
    • Sumber Belajar Kemdikbud
    • Ebook
  • Bantuan
    • Member Area
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Berita
    • Bantuan

    L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO

    Universitas Muhammadiyah Ponorogo


    Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.


    Pencarian Lanjutan
    Pencarian Spesifik

    PERGESERAN DARI JATHIL LAKI-LAKI KE JATHIL PEREMPUAN

    Manuskrip ·

    Peran Jathil dalam pertunjukan Reyog Ponorogo awalnya dimainkan oleh laki-laki, khususnya gemblak, sebagai bagian dari struktur sosial dan spiritual Warok. Namun sejak era 1980-an, terjadi pergeseran signifikan: peran Jathil mulai diisi oleh perempuan, seiring dengan perubahan nilai sosial, estetika pertunjukan, dan persepsi publik terhadap gender. Kajian ini menelusuri faktor internal seperti motivasi seniman dan minat generasi muda, serta faktor eksternal seperti kebijakan budaya, stigma sosial, dan tuntutan visual pertunjukan. Transformasi ini tidak hanya mengubah komposisi penari, tetapi juga memperluas makna Jathil sebagai simbol keberanian, keindahan, dan ekspresi kolektif. Dokumentasi visual dan narasi komunitas menunjukkan bahwa pergeseran ini merupakan bentuk adaptasi budaya yang memperkaya identitas Reyog di era modern.

    Penanda Bagikan
    Image of PERGESERAN DARI JATHIL LAKI-LAKI KE JATHIL PEREMPUAN

    About this edition
    Edisi: -
    ISBN/ISSN: -
    Page count: 30 x 18 cm.
    Published:
    Format: -
    Penerbit:
    Bahasa: Indonesia
    Ketersediaan
    #
    Belum memasukkan lokasi Belum memasukkan lokasi
    KK0162PPs
    Tersedia
    Subjek
    Reyog Ponorogo
    warisan budaya
    Sejarah Kebudayaan
    Versi lain/terkait

    Tidak tersedia versi lain

    Lampiran Berkas
    Tidak Ada Data
    Komentar

    Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

    Di Antara Kata, Kita Bertumbuh.

    L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO
    Universitas Muhammadiyah Ponorogo

    • Informasi
    • Layanan
    • Pustakawan
    • Area Anggota

    Tentang Kami

    As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

    Statistik Pengunjung Web

    Hari ini : 245 1 Pekan Terakhir : 1542 1 Bulan Terakhir : 6365 1 Tahun : 76365

    Cari

    masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

    Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

    © L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO | Universitas Muhammadiyah Ponorogo