PECUT SAMANDIMAN | L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO
Beranda Tentang Kami Berita
  • E-Resources
    Indonesiana
    • Batavia Digital
    • Candi di Indonesia
    • Dokumentasi Perfilman Indonesia
    • Dokumentasi Sastra Indonesia
    • Kepustakaan Presiden RI
    • Keraton Nusantara
    • Pernaskahan Nusantara
    • Kepustakaan Tokoh Perfilman
    • Khasanah Pustaka Nusantara
    • Perpuspedia
    Pencarian
    • DOAJ
    • Google Scholar
    • JDIH
    • Bibliografi Nasional Indonesia
    • Katalog Induk Nasional
    • Bursa Efek Indonesia
    Alat
    • Mendeley
    • Zotero
    • Publish or Perish
    • Vos Viewer
    Sumber Belajar
    • Perpustakaan Digital
    • TED
    • Google Experiments
    • Sumber Belajar Kemdikbud
    • Ebook
  • Bantuan
    • Member Area
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Berita
    • Bantuan

    L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO

    Universitas Muhammadiyah Ponorogo


    Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.


    Pencarian Lanjutan
    Pencarian Spesifik

    PECUT SAMANDIMAN

    Koleksi 3D ·

    Pecut Klono Sewandono, dikenal pula sebagai Pecut Samandiman, merupakan artefak ikonik dalam pertunjukan Reog Ponorogo yang merepresentasikan kekuasaan, kesaktian, dan kendali spiritual seorang raja. Dimiliki oleh tokoh Prabu Klono Sewandono dari Kerajaan Bantarangin, pecut ini berbentuk tongkat rotan lurus yang dihiasi jebug atau pom-pom berwarna merah dan kuning, tersusun dalam jumlah ganjil sebagai simbol kekuatan magis. Dalam narasi Reog, pecut digunakan untuk menundukkan Singo Barong, makhluk berkepala harimau dan berbadan merak, yang melambangkan nafsu dan kekuatan liar. Secara simbolik, Pecut Samandiman tidak hanya berfungsi sebagai senjata fisik, tetapi juga sebagai lambang pengendalian diri, kepemimpinan yang bijak, dan warisan spiritual. Artefak ini memiliki nilai penting dalam studi organologi, tradisi lisan, dan representasi kekuasaan dalam seni pertunjukan Jawa Timur.

    Penanda Bagikan
    Image of PECUT SAMANDIMAN

    About this edition
    Edisi: -
    ISBN/ISSN: -
    Page count: 120 cm.
    Published:
    Format: -
    Penerbit:
    Bahasa: Indonesia
    Ketersediaan
    #
    Belum memasukkan lokasi Belum memasukkan lokasi
    KK0145PPs
    Tersedia
    Subjek
    Reyog Ponorogo
    warisan budaya
    seni budaya
    Versi lain/terkait

    Tidak tersedia versi lain

    Lampiran Berkas
    Tidak Ada Data
    Komentar

    Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

    Di Antara Kata, Kita Bertumbuh.

    L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO
    Universitas Muhammadiyah Ponorogo

    • Informasi
    • Layanan
    • Pustakawan
    • Area Anggota

    Tentang Kami

    As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

    Statistik Pengunjung Web

    Hari ini : 245 1 Pekan Terakhir : 1542 1 Bulan Terakhir : 6365 1 Tahun : 76365

    Cari

    masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

    Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

    © L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO | Universitas Muhammadiyah Ponorogo