L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
AHMAD ALFIAN (20511506) - Nama Orang;
Skripsi · 2025
Bahan bakar fosil masih menjadi prioritas manusia yang digunakan untuk kebutuhan pada industri dan kendaraan bermotor. Bahan bakar alternatif dapat menjadi pengganti bahan bakar minyak bumi adalah bioethanol. Tanaman yang mengandung karbohidrat tinggi dan bergula dapat menghasilkan bioethanol. Di antaranya yaitu singkong dan bonggol pisang. Penelitian bersifat eksperimen dengan membuat bioethanol berbahan singkong dan bonggol pisang. Proses ini terdiri dari beberapa tahapan, di antaranya pembuatan, pengujian, dan analisa. Proses selanjutnya bioethanol diuji dengan parameter uji nilai kadar alkohol, nilai kalor, dan flash point.
Proses melalui fermentasi selama 4 hari kemudian dilakukan distilasi bertingkat. Setiap sampel di antaranya, sampel A bahan singkong 475 gr, bonggol pisang 25 gr, ragi 14 gr, dan NPK 20 gr. Sampel B bahan singkong 450 gr, bonggol pisang 50 gr, ragi 14 gr, dan NPK 20 gr. Sampel C bahan singkong 425 gr, bonggol pisang 75 gr, ragi 14 gr, dan NPK 20 gr. Penelitian ini mendapatkan hasil pada sampel A nilai kadar alkohol 86%, nilai kalor 6610 Kcal/kg, dan flash point 1°C. Sampel B nilai kadar alkohol 82%, nilai kalor 6340 Kcal/kg, dan flash point -2°C. Sampel C nilai kadar alkohol 77%, nilai kalor 5420 Kcal/kg, dan flash point 4°C.
Hasil kadar alkohol tertinggi pada sampel A dengan 86% dan kadar alkohol terendah pada sampel C dengan 77%. Nilai kalor tertinggi pada sampel A dengan nilai 6610 Kcal/kg dan nilai kalor terendah pada sampel C dengan nilai 5420 Kcal/kg. Flash point terendah pada sampel B dengan nilai -2°C dan nilai flash point tertinggi pada sampel C dengan nilai 4°C.
Tidak tersedia versi lain