L2P UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Temukan setiap halaman yang menunggu untuk dibaca, setiap pengetahuan yang siap mengubah dunia.
AZMI PRIYANDANI EMHA (19533231) - Nama Orang;
Skripsi · 2025
Manajemen kehadiran yang masih dilakukan secara manual di banyak institusi pendidikan sering kali menghadapi berbagai kendala, seperti potensi manipulasi data, keterlambatan pencatatan, serta ketidakefisienan dalam pelaporan. SD Negeri 1 Sambilawang masih menggunakan metode pencatatan kehadiran secara manual, yang rentan terhadap ketidakakuratan data dan kurangnya validasi lokasi presensi. Penelitian ini mengembangkan sistem manajemen kehadiran guru berbasis QR Code dengan penerapan algoritma Haversine untuk memastikan validitas lokasi presensi. Sistem ini dirancang menggunakan framework CodeIgniter 4 dan basis data MySQL, dengan QR Code sebagai metode autentikasi utama serta algoritma Haversine untuk menghitung jarak antara pengguna dan titik presensi yang telah ditentukan. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black Box untuk mengevaluasi fungsionalitas sistem, serta White Box untuk menguji ketepatan algoritma Haversine dalam menentukan radius presensi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat mencatat kehadiran secara otomatis dengan waktu proses lebih cepat dibandingkan metode manual. Implementasi algoritma Haversine memungkinkan validasi lokasi secara akurat dengan batas toleransi jarak yang dapat disesuaikan, sehingga hanya guru yang berada dalam radius yang ditentukan yang dapat melakukan presensi. Hal ini mengurangi kemungkinan manipulasi kehadiran, seperti pencatatan kehadiran dari lokasi yang tidak valid atau keterlambatan yang tidak terdeteksi. Dari hasil evaluasi, sistem ini terbukti meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan kehadiran guru. Dengan penerapan teknologi ini, manajemen kehadiran dapat dilakukan secara lebih akurat, fleksibel, serta mengurangi beban administratif sekolah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan sistem presensi berbasis lokasi di sektor pendidikan.
Penanda BagikanTidak tersedia versi lain